ME Award Muhammadiyah 2012

SELAMAT DAN SUKSES atas diraihnya Juara I Bidang Pelajaran Fisika atas nama "NIBRAS FUADI MUWWAQOR" dan juara harapan 1, 2 dan 3 bidang ISMUBA atas nama :

Ekstrakurikuler MA Muh 1 Paciran

Kalau misalnya diajukan pertanyaan kepada para orang tua di Indonesia, begini pertanyaan nya, kalau misalnya anak anda punya keinginan atau cita-cita menjadi koki (juru masak) boleh apa tidak?

Kebanggaan Tersendiri

MAMSA PACIRAN, sebutan akrab Madrasah Aliyah Muhammadiyah 1 Paciran kemaren (04/11/11) naik ke tingkat Jawa Timur

MA M 1 Mengantarkan ke PTN-PTN

Akhir-akhir ini minat pemuda/i bangsa sangat menurun dibidang pendidikan, banyak yang menganggap meskipun meneruskan pendidikan yang lebih tinggi lagi

TEST PENERIMAAN PESERTA DIDIK BARU 2013

Syarat Penerimaan siswa didik baru yaitu dilakukan dengan test Lisan dan Test Tulis, test lisan berupa test baca Kitab Suci Al Quran dan test tulis berupa test mengisi soal

Minggu, 09 Juni 2013

Mengantarkan Ke PTN-PTN

Alhamdulillah puji syukur yang masih terpancarkan kepada kita semua...

Akhir-akhir ini minat pemuda/i bangsa sangat menurun dibidang pendidikan, banyak yang menganggap meskipun meneruskan pendidikan yang lebih tinggi lagi tidak akan merubah nasibnya,,, sebenarnya pernyataan tersebut itu sangatlah salah, mungkin kita kurang membaca peluang atau juga mungkin kita kurang bersyukur atas apa yang telah Allah berikan kepada kita.

Nah untuk mengurangi hal yang demikian itu di MA Muhammadiyah 1 Paciran akan mengarahkan siswa didiknya kepada jenjang yang lebih tinggi sesuai minat dan bakat yang dimiliki siswa didik,,, kami memiliki beberapa link untuk menuju Perguruan Tinggi baik swasta maupun negri. Diantaranya yaitu jalur SNMPTN Undangan dan SNMPTN Tulis/ Mandiri. dan bagi untuk siswa yang kurang mampu juga bisa ikut SNMPTN Bidik Misi, selain SNMPTN kami juga memiliki Beasiswa Depag yaitu beasiswa yang di biayai oleh pemerintah baik dari biaya perkuliahan maupun samapai biaya kehidupan sehari-hari (uang kos, makan).

Dan Alhamdulillah untuk Beasiswa Depag dari tahun 2011 & 2012 siswa kami berhasil diterima, yaitu atas nama Salsabila Firdaus ditahun 2011 dan Ni'matul Fithriyah 2012 dan semoga ditahun ini ada beberapa siswa yang masuk dan lolos seleksi Beasiswa Depag. Amin. tidak ketinggalan siswa kami juga untuk di tahun ini 2013 ada 4 anak yang lolos seleksi SNMPTN Jalur Undangan.
jadi tidak ada lagi pernyataan "meskipun sekolah tinggi-tinggi masa depan tetap jadi kuli" justru itu jika kita tidak memiliki ilmu yang tinggi maka dengan kebodohan kita akan di manfaatkan oleh mereka-mereka yang ingin memperkerjakan kita, dan jika kita memiliki ilmu yang cukup mungkin kita bisa mencari peluang usaha atau jadi guru/dosen bahkan bisa memiliki usaha dan bisa memberi peluang kerja bagi orang-orang yang membutuhkan pekerjaan,,, mulia bukan?? nah itulah hebatnya orang yang memiliki ilmu yang banyak...

Oleh karena itu, mari kita tingkatkan minat kita untuk meraih ilmu di jenjang yang lebih tinggi..


@ RwA

Melatih Konsentrasi dengan Olahraga Otak

Selama ini banyak orang menganggap olahraga adalah kegiatan fisik yang penting untuk kebugaran tubuh. Padahal, meski tidak terlihat, otak pun memerlukan olahraga untuk memelihara kesehatan dan agar kerjanya tetap optimal.

ibandingkan olahraga fisik, olahraga otak jauh lebih mudah dilakukan karena tidak memerlukan arena dan peralatan khusus. Olahraga otak juga dapat dikerjakan di mana saja. Olahraga otak juga dapat dilakukan sepanjang hidup kita.

Ada berbagai olahraga otak, misalnya mengisi teka-teki silang (TTS), menyusun puzzle, bermain catur atau bridge, belajar bahasa asing hingga mendengarkan musik. Kegiatan yang relatif mudah dan menyenangkan serta memberi manfaat besar bagi otak. Kegiatan tersebut membuat kerja otak optimal dan tidak mudah pikun ketika berusia lebih lanjut.

”Sampai sekarang, pemahaman saya olahraga ya aktivitas fisik yang mengeluarkan keringat dan menyehatkan tubuh. Lagi pula olahraga yang populer di Indonesia adalah sepak bola dan bulu tangkis. Saya belum tahu soal olahraga otak,” kata Nur Hikmah (19), mahasiswa semester II Jurusan Bahasa Inggris Akademi Bahasa Asing Jatiwaringin, Bekasi.

Dia kini menekuni karate di kampusnya dan berlatih seminggu sekali. Namun, ketika tahu begitu besar manfaat olahraga otak bagi dirinya, dia bertekad akan melaksanakan kegiatan itu. Selama ini, di lingkungan sekitarnya, seperti di rumah dan kampus, dia sangat jarang melihat orang berolahraga otak, seperti bermain catur atau mengisi TTS. Hal itu menyebabkan dia tidak tertarik menekuni kegiatan tersebut.

Lain halnya dengan Janna (19), mahasiswa semester II Jurusan Teknik Komputer Akademi Manajemen Informatika dan Komunikasi Jatiwaringin, dan Tasripah (21), mahasiswa Jurusan Manajemen Informatika di kampus yang sama, sama-sama menggemari permainan catur. Mereka mengenal catur melalui ayah mereka masing-masing.

Setelah menguasai permainan itu, mereka berani mengajak adik, kakak atau kerabat lainnya bertanding. Mereka sering menang, bahkan mampu mengalahkan guru mereka, sang ayah. Namun, jarang ada anak perempuan lain yang mengerti catur di lingkungan mereka. Kondisi itu berlanjut hingga mereka kuliah. Alhasil, mereka kini jarang bermain catur kecuali di komputer.

”Waktu saya masih SD, saya juara tingkat RT. Sekarang malah tidak sempat lagi main catur,” kata Tasripah, yang kini menekuni karate demi belajar melindungi diri itu.

Menurut dia, ketika dia kecil di lingkungan tempat tinggalnya di Larangan, Brebes, Jawa Tengah, banyak yang menganggap catur adalah permainan anak laki-laki sehingga tidak ada anak perempuan lain yang ikut main catur.

”Awalnya, saya sering melihat orang main catur. Saya tertarik dan iseng bertanding melawan adik. Ternyata saya bukan hanya dapat mengalahkan adik saya, melainkan juga paman dan ayah saya,” kata Janna, yang juga sering menang dalam permainan catur di komputer.

Mereka sepakat permainan catur melatih konsentrasi mereka. ”Tiap kali main, pasti tidak mendengar apa-apa lagi, fokus ke papan catur,” ujar Tasripah.

Sementara Ahmad Dwi Rahmat Martono (26), mahasiswa semester V Manajemen Informatika AMIK Jatiwaringin, mengaku sejak kecil tidak pernah tertarik bermain catur atau olahraga otak lainnya.

Manfaat

Olahraga otak sepintas sepele dan hanya bermain-main mengisi waktu luang. Namun, perlu disadari bahwa kegiatan ini penting bagi otak. Selain untuk istirahat dan rekreasi, olahraga otak juga membuat otak segar kembali sehingga dapat bekerja optimal. Olahraga otak umumnya juga membuat orang berpikir, menganalisis, melatih kecerdasan emosional, mencegah kepikunan, serta menumbuhkan motivasi untuk meraih kemenangan melalui cara yang jujur dan sportif.

Dalam permainan bridge terdapat unsur manajemen, melatih kesabaran, bersikap sopan santun, berkomunikasi, keterbukaan, dan bersikap jujur. Selain itu, banyak yang menganggap permainan bridge merupakan implementasi dari berbagai ilmu, seperti matematika, psikologi, dan manajemen.

Ketua Badan Pembentukan dan Pembinaan Tim Nasional (BPPTN) Pengurus Besar Gabungan Bridge Seluruh Indonesia (PB Gabsi) Roy E Tirtadji berpendapat, olahraga bridge membuatnya mampu menganalisis dan mengasah ilmu manajemennya. ”Saya seperti sekarang antara lain karena olahraga bridge,” kata Roy, beberapa waktu lalu. Dia antara lain pernah menjabat sebagai Chief Executive Officer (CEO) Lippo Group dan Presiden Lippoland Development.

Sementara permainan catur memberikan manfaat antara lain berupa menambah kecerdasan, melatih kedua sisi otak, meningkatkan konsentrasi, mencegah kepikunan, menambah memori, dan menambah kemampuan membaca. Permainan catur juga melatih disiplin, konsistensi, pengarsipan, dan menghitung cepat.

Di Sekolah Catur Utut Adianto, diyakini permainan catur merangsang kecerdasan anak dan melatih anak bermental baja serta tidak cengeng.

Berbeda dengan permainan catur dan bridge atau mengisi TTS, permainan di komputer belum tentu memberikan manfaat yang sama. Permainan dengan unsur kekerasan dan senjata membuat anak bersikap agresif, sedangkan video game dapat meningkatkan kecepatan detak jantung, tekanan darah, dan konsumsi oksigen cukup signifikan.

Minggu, 20 Januari 2013

STUDY TOUR in YOGYAKARTA

Malam dingin guyuran hujan menemani kita saat mau berangkat ke Jogja. Banyak canda tawa yang dilalui oleh siswa siswi kami untuk menghilangkan rasa dinginnya AC dalam bus.
canda tawa dalam bus

foto di candi borobudur
Masjid Baiturrahman Magelang pun menjadi pelabuhan pertama kali kami untuk menurunkan kaki setelah lama dalam bus. jam 05.45 am sampailah kami di Candi Borobudur, yang kami lakukan saat turun dari bus adalah mandi, kegiatan itu menjadi antrian panjang kami sebelum sarapan dan akhirnya menaiki ke candi borobudur. 2.5 jam kita habiskan di atas candi borobudur, banyak siswa siswi kami yang berfoto-foto disana ada juga yang berfoto sama touris yang sedang berkunjung disana. 

Setelah dari candi borobudur tujuan kami selanjutnya adalah Agro Salak, cuaca yang sedikit mendukung saat  melakukan penelitian menjadikan semangat tersendiri bagi siswa siswi kami. kriuk-kriuk bunyi perut pun tak dapat dihindari, pandangan lurus dan tajam yang ditujukan ke buah salak pun tak dapat di tahan, banyak siswa siswi kami yang memetik langsung buah salak dari pohonnya bahkan ada juga yang memasukkan buah salak kedalam saku mereka,,, satu setengah jam pun berlalu awan pun tak tahan untuk meneteskan airnya kebumi, hujan deras tak dapat kami hindari basah sudah menjadi resiko kami, meskipun itu wajah senang siswa siswi masih terpancar dan pelabuhan terakhir kami adalah malioboro.
pengarahan di agro salak

pijakan kaki kami di malioboro pada jam 05.00 pm, siswa siswi kami pun langsung bergegas untuk segera membeli oleh-oleh untuk keluarga yang ada dirumah, setelah mondar mandir kesana kemari dan yang pasti tangan kanan dan kiri sudah penuh dengan barang-barang belanja,, siswa siswi kami pun kembali ke bus untuk melanjutkan perjalan pulang,,, rasa capek, pegal pegal, menyelimuti tiap siswa siswi kami....

setelah siswa dan siswi kumpul semua barulah kita goes to home atau pulang kerumah,,, selamat tinggal Jogja... kota istimewa dan pengalaman kami disini tak akan kami lupakan,,,, good bye....

Minggu, 13 Mei 2012

ME (MUHAMMADIYAH EDUCATION) AWARD 2012

LAGI-LAGI MA MUHAMMADIYAH 1 PACIRAN

SELAMAT DAN SUKSES atas diraihnya Juara I Bidang Pelajaran Fisika atas nama "NIBRAS FUADI MUWWAQOR" dan juara harapan 1, 2 & 3 bidang ISMUBA atas nama : "Chilvi Auli Safitri - Fiyadlotul Fahriyah, Imamatun Nisa' - Fitiani Nur Alifah, dan Ainun Nadlifah - Mazma De Huwrien i'n" dalam Olympiade ME (Muhammadiyah Education) Award 2012 di UNMUH Malang pada tanggal 12 Mei 2012.

Kami mewakili segenap Guru MA Muhammadiyah 1 Paciran sangat bangga dan terharu setelah mendengar nama - nama siswa kami tersebut yang masuk dalam catatan peraih juara. sejak awal kami sangat optimis untuk menjuarai berbagai perlombaan tersebut karena di MA Muhammadiyah 1 Paciran adalah gudangnya siswa berprestasi. catatan pada tahun pelajaran 2011/2012 telah mencapai kurang lebih 6 kali meraih juara baik ditingkat Kecamatan, KKM, Kabupaten maupun Propinsi.

Insyaallah tradisi ini (juara) akan kami tingkatkan dan kami akan memunculkan bibit-bibit baru yang seperti anak-anak tersebut, dan kami sangat yakin bahwa banyak siswa yang ingin seperti teman-temannya yang meraih juara di ME (Muhammadiyah Education) Award 2012.

" Fastaqul Khoirot " itulah motifasi yang selalu menyelimuti dalam hati siswa siswi kami dan itu sengaja kami tanamkan agar seluruh siswa MA Muhammadiyah 1 Paciran mampu untuk bersaing juga dapat mengharumkan nama sekolahnya melalui mengikuti perlombaan - perlombaan.

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More